Feeds:
Posts
Comments

Archive for June, 2010

believe…

i do not believe in liberation

i do not believe in democration

i do not believe in peace

well..

Read Full Post »

berangkat dari kecintaan gw yang besar terhadap musik ini, gw mencoba menulis berdasarkan deskripsi pribadi dan tambahan dari berbagai sumber. ketiga musik ini merupakan musik yang sering disebut the other invisible side of music. Esensi yang gw tangkap dari musik ini adalah semangat untuk menghirup setiap getar-getar ambient yang disemburkan musik ini, tatapan kosong ke bawah, harmonisasi-harmonisasi yang luar biasa dari setiap instrumen, suasana yang ditimbulkannya bisa berbagai macam, didominasi oleh rasa cahaya, galau, INTROVERT, ketenangan, keindahan yang luar biasa, emosi yang meledak-ledak didalam jiwa yang tenang.

ambient sendiri menurut gw adalah elemen dasar pembentuk dari shoegaze dan postrock, ia seperti udara dengan berbagai macam aroma pada suatu parameter spasial. ambient juga banyak diusung oleh beberapa band, seperti yang paling gw rekomendasikan adalah Auburn Lull, band asal amerika. ambient sebagai elemen dasar dari musik-musik galau ini juga bisa melahirkan musik sebagai apa yang disebut dream-pop atau space-rock, rekomondasi gw untuk musik ini di indonesia adalah Cascade, band asal bandung, banyak juga dipakai dalam elemen musik chillout, dan electronic macam band dari bandung, rock n roll mafia.

ambient disini ialah sesuatu bebunyian pembangkit suasana dasar, ia bisa merupakan bebunyian panjang yang aneh dengan frekuensi yang diatur sedemikian rupa, begitu pula durasinya, tanpa batas yang jelas, bisa merupakan suatu musik dengan hanya satu instrumen, misalkan synthesizer atau gitar atau piano atau paduan dari padanya. ambient disini merupakan sisi eksperimental seorang musisi dimana ia mengaduk-aduk frekuensi dari berbagai bebunyian tersebut. biasanya bebunyian tersebut menggambarkan suasana gelap, indah, aneh, asing, berkabut, dingin, dan informasi yang kita serap dari mendengarkan musik ini biasanya adalah sugesti spasial yang anehnya malah saling menghilangkan yang namanya batas-batas imajinasi itu sendiri. hal ini kembali lagi pada kreativitas tanpa batas apapun dari sang musisi, gw ulangi BENAR-BENAR TANPA BATAS!

musisi-musisi dalam negeri yang bergelut di musik ini masih jarang terdengar, jadi referensi gw untuk musik ini masih banyak dari luar negeri seperti austici, auburn lull dari amerika, Hildur Gudnadottir dari islandia, mono dari jepang, Ólafur Arnalds dari islandia, dan goldmund.

untuk selanjutnya, shoegaze merupakan musik yang sangat bergantung kepada ambient. shoegaze bercerita banyak hal, tentang hal-hal yang sangat unik, seperti yang gw bilang di awal, the other invisible side of music. banyak membahas tentang hal-hal yang jarang dibahas oleh musik lain, seperti penjelajahan antartika oleh orang norwegia yang diceritakan oleh ‘iliketrains’ musisi shoegaze dr inggris, dan banyak berafiliasi dengan aroma-aroma alam seperti cahaya, laut, badai, pantai, hutan, kabut, dan lain-lain. musik ini adalah musik yang benar-benar menguras emosi, memainkan alur hingga ke puncaknya. Mereka bercerita terutama lewat musik instrumental, seolah-olah tidak peduli siapapun yang akan mendengarkan, mereka berbicara melalui musik kepada hati mereka, melalui cara yang benar-benar introvert, kebalikan dari musik-musik yang ‘mainstream’ yang berusaha memancing interaksi antara pemain dan pendengar.

referensi musisi shoegaze dari gw, ada giants dari amerika, aphaisa dari taiwan, iliketrains dari amerika. dari indonesia ada jellybelly, under the big bright yellow sun, ansaphone, dll. semua dari bandung.

how it sounds like? ambient tentunya, biasanya dibentuk dari harmonisasi 2 gitar atau lebih, yang memakai banyak efek modulasi seperti delay, reverb, chorus, phaser, dan efek distorsi yang bersifat ‘harsh’. biasanya alur lagu dimulai dengan permainan ambient, repetisi-repetisi sugesti spasial dan memuncak dengan distorsi kotor dan drum yang mengamuk.

postrock adalah suatu musik yang kental dipengaruhi oleh shoegaze dan ambient, dan juga memiliki elemen eksperimental, art rock, dan lain-lain. kadar ke-introvert-annya sudah mulai teratenuasi oleh kekuatan musik rock yang mengedepankan power yang prima, kecepatan┬á dan tekanan musik yang tinggi. gagah, galau dan indah serta penuh experimen adalah ciri khas dari postrock. kalau pada shoegaze, para pendengar akan dimanjakan oleh alunan-alunan penuh repetisi dan ambient yang seragam sepanjang lagu, pada postrock pendengar yang bukan penggemar musik ini pun akan lebih dimanja dengan letupan-letupan pada alur yang tidak biasa ini. perbedaan yang paling terasa adalah kecepatan, power, dan kreativitas sang drummer, drummer-drummer postrock kadang terdengar lebih ‘gila’ dari drummer musik manapun karena ia bermain sangat liar, perubahan pola yang drastis, fill-in yang tidak terduga serta ketukan-ketukan super aneh ala musisi eksperimental.

rekomendasi gw untuk musik post-rock ini adalah And So I Watch You From Afar dari irlandia, dan in the wake of giants dari amerika.

musik-musik ini banyak berhubungan dengan kata introvert, galau, sugesti spasial, fenomena alam, dan lain-lain. pendengarnya juga masih sangat-sangat terbatas di indonesia, kebanyakan mungkin bosan mendengarnya, tidak ada vokalnya, lagunya yang terlalu panjang, dan lain-lain.

gw sendiri sedang mengeksplorasi dan mengkolaborasikan musik ini dengan unsur-unsur musik indonesia seperti jawa dan minang. bisa dilihat dan didengar disini http://www.facebook.com/video/video.php?v=148412540403

Read Full Post »