Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘seri petualangan’ Category

Pagi ini saya cukup dikejutkan oleh teman saya yang mendapat kiriman sebuah ransel gunung/kerir dengan merek deuter. Kenapa? karena saya menduga kuat bahwa kerir tersebut tidak asli, alias cemti, alias KW alias *lagi2* ORI MADE IN VIETNAM. #sigh

Sesuai dengan hukum permintaan dan penawaran bahwa melonjaknya peminat deuter akhir-akhir ini membuat merk asal jerman tersebut menaikkan harga deuter disini agar setara dengan harga global setelah sebelumnya harga deuter dibandrol cukup miring. Meningkatnya harga jelas berhubungan dengan meningkatnya produksi deuter (terduga) fake untuk memenuhi kebutuhan kantong penggemar deuter yang ‘berbudget lama’ alias budget yang ada hanya cukup untuk beli deuter pada saat harga sebelum terjadi kenaikan. Ditambah beberapa pendaki pemula begitu terkesima dengan performa deuter sehingga terobsesi untuk memiliki deuter dan tidak tertarik dengan merk lain yang masih harga lama, obsesi buta mungkin, mesti deuter!

Setahu saya deuter memproduksi barang untuk pasar indonesia di vietnam, tentunya dengan QC ketat ala jerman untuk menjamin presisi engineering produknya. Versi (terduga) cemti, KW, fake, atau ori made in vietnam biasanya diproduksi di luar pabrik mungkin dengan bahan-bahan yang sama persis tapi kemungkinan besar tidak melalui QC, sehingga hal paling fatal menurut saya adalah :

Kita tidak membeli ‘engineering’ jerman, melainkan hanya fisik, penampakan, cap deuter dan sejenisnya.

 

Harga kerir (terduga) fake (deuter futura 32) adalah 700 ribu rupiah. Di tandike, harga resminya 1.050.000 rupiah. Teman-teman juga bisa mendeteksi dari ‘anomali’ harga.

berikut akan saya lampirkan foto-foto kecurigaan saya bahwa deuter yang saya temukan pagi ini (deuter merah, futura 32) adalah (terduga) palsu :

1. Jelas, tidak ada kode barang

ImageImage

2. jaring-jaring di punggung, yang (terduga) fake lemes, menempel pada bodi tas, ga tegang seperti yang asli. deuter asli jelas tegang dan memiliki jarak yang jauh (sekitar 2-4cm dari bodi)

ImageImage

Image

3. kelengkungan frame bawah yang kurang. deuter asli (frame putih) sangat lengkung

Image

4. Bahan frame beda, yang asli dr alumunium finishing perak glossy, dibaut oleh baut bulet seperti paku payung. yang (terduga) fake framenya hitam, dibaut asal2an dengan baut tempa kasar

Image

Image

5. sedikit perbedaan di logo yang kasat mata, (terduga) fake fontnya sedikit lebih gemuk mungkin sebab benangnya lebih gemuk, dan kurang rapih. perbedaan yang cukup signifikan ada pada bagian bawah huruf e, yang asli, bersih. sangat sulit memang membedakannya, harus dibandingkan dg deuter asli.

Image

Perbedaan yang bisa diteliti juga ada pada jahitan, perhatikan kerapihan jahitan dan bandingkan dengan pola2 jahitan asli.

Cukup segitu saja dulu cara meneliti deuter, hal ini penting buat teman-teman yang suka merk jerman, mementingkan ke-otentik-an suatu barang dan yang menomorsatukan faktor ‘engineering’ sehingga dana besar yang dikeluarkan tidak membuat hati ngenes.

Dimana mencari deuter asli? setahu saya distributor resmi dan satu-satunya ada di tandike, salah satu cabangnya di mas akleen kaskus

http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000012289185/akleen-outdoor-equipment-deuterlafumavaudetrangiabealpetzlhi-tecdll/

Harga kerir (terduga) fake (deuter futura 32) adalah 700 ribu rupiah. Di tandike, harga resminya 1.050.000 rupiah. Teman-teman juga bisa mendeteksi dari ‘anomali’ harga.

Saya pemakai deuter mulai dari tahun lalu, memiliki dua buah tas deuter, dan kantor saya juga memiliki beberapa kerir deuter, semuanya didapat dari tandike, jadi bisa langsung diteliti.

Semoga informasi ini bisa membantu teman-teman agar berhati-hati membeli barang mahal.

Read Full Post »

Rucksack Jack Wolfskin Alpine Trail 40 liter adalah kerir kelas kecil-menengah yang diperuntukkan untuk pendakian kelas alpine dimana beban yang ditanggung tidak terlalu berat dan bentuknya cenderung ‘V’ (v-shape) untuk memudahkan pendakian ala pegunungan alpine yang seringkali berurusan dengan rock climbing. Keseimbangan kerir ini terbilang baik, ‘body-roll’ yang biasa dirasakan pada kerir-kerir lokal nyaris tidak terasa disini, dengan berat hanya 1.5kg kerir ini nyaman dipakai untuk UL (ultra-light) hiking. Kompensasinya, bagian-bagian empuk banyak dihilangkan dan bahan tas menjadi lebih tipis dibanding kerir biasa.

Tulisan ini hanya untuk membantu teman-teman yang ingin membeli produk jack wolfskin untuk mengenali seri Alpine Trail 40 liter yang asli-original-otentik, mengingat makin kesini makin banyak beredar kerir jack wolfskin yang ‘ori made in vietnam’.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan made in vietnam, pabrik-pabrik merek top jerman ada di sini, sebut saja deuter, adidas, jack wolfskin dkk. cuma saya pribadi penggemar berat merek-merek jerman dan kudu otentik, merasa ngenes dengan harga cukup tinggi, sebut saja bisa mencapai jutaan rupiah tapi barang yang kita beli ternyata bukan ori walaupun kata sellernya ori made in vietnam.

Barang-barang ‘ori made in vietnam’ ini mungkin saja dibuat di luar pabrik dengan bahan-bahan yang sama dan kualitas yang terlihat sama persis yang sulit dibedakan antara asli atau ‘ori made in vietnam’.

Bedanya apa kalo secara penampakan nyaris sama?

Engineering

Ya, harga mahal yang kita beli adalah segi engineering merek-merek jerman tersebut. Tentang bagaimana barang itu berfungsi baik dengan fitur-fitur yang ditawarkannya, sebut saja back system, rangka, hip belt system, dan lain-lain.

Berikut akan langsung saja saya cantumkan gambar untuk mengenali jack wolfskin asli:

1. Paling vital, di bagian tali pengencang untuk menutup kompartemen utama, kalau ini sudah berbeda dapat dipastikan fake

Image

2. Petunjuk saat darurat, seperti halnya deuter, petunjuk ini tercetak pada bagian dalam head dari si kerir, ga ada ini? bisa jadi fake πŸ™‚Image

3. Tali pengencang untuk palu pemecah es, untuk alpine trail 40, bentuk kuncinya harus seperti ini.

Image

4. di kedua sisi hip belt, ada opsional kantong tambahan, bisa dibongkar pasangImage

Image

5. Seperti biasa si peluit oren selalu menemani di strap dada

Image

6. Kuncian khas alpine trail 40Image

7. Terakhir, bagian punggungnya.

Image

tulisan ini dibuat berdasarkan kepemilikan pribadi dan referensi dari:

http://www.kaskus.co.id/post/527762bd18cb17855b000007#post527762bd18cb17855b000007

http://boughil.blogspot.com/2013/03/jack-wolfskin-denali-original-vs-jack.html

Read Full Post »

2013, beberapa kabar buruk menghampiri saya, rusaknya alam semeru, dan tingkat penurunan populasi edelweiss (Anaphalis Javanica) yang mengkhawatirkan di alun-alun suryakencana dan beberapa gunung lain di indonesia. Hal ini sangat mengusik pikiran saya untuk menulis sebuah tulisan tentang sumbangsih kita demi kelestarian alam.

Mungkin entah karena banyaknya promosi tentang kegiatan alam bebas terutama pendakian gunung baik lewat jambore, film (if you know what i mean), gathering, dan lain sebagainya yang tanpa panduan dasar konservasi yang baik, beberapa kabar buruk tersebut menghampiri kita. Seperti kata mendiang Norman Edwin, “mau kemana pecinta alam indonesia?”.

Banyak yang terbius, euforia, memetik edelweiss sebagai lambang (semu) keabadian cinta (“mendingan lu pada nikah sana, biar tau apa arti kasih sayang” _Basuki T. Purnama (Ahok), 2013.), MENAKLUKAN gunung sebagai simbol kegagahan dan kejantanan, memamerkan cerita dan blablablabla.

Lupakah kita pada kata-kata mendiang Idhan Lubis :

” Aku tidak pernah berniat menaklukan gunung!
Mendaki gunung hanyalah bagian kecil dari pengabdian…
… pengabdianku kepada Yang Maha Kuasa! ”
Idhan Lubis, 10 Maret 1969

Ya, mendaki gunung adalah pengabdian kepada Yang Maha Kuasa! oleh karena itu wajib ada suatu pemahaman dasar pada pribadi-pribadi yang akan melakukan pendakian. Saya tidak akan mengurai berbagai macam teori, tetapi lebih kepada pengalaman saya mblasak-mblusuk alam bebas sebagai newbie. Saya juga tidak akan banyak membahas tentang persiapan peralatan, dan fisik karena sudah banyak di mesin pencarian dunia maya.

Here we come! :

Konservasi, apa itu?

http://www.belantaraindonesia.org/2012/12/mengenal-konservasi-alam.html

Apabila merujuk pada pengertiannya, konservasi didefinisikan dalam beberapa batasan, sebagai berikut :

1. Konservasi adalah menggunakan sumber daya alam untuk memenuhi keperluan manusia dalam jumlah yang besar dalam waktu yang lama ( American Dictionary ).

2. Konservasi adalah alokasi sumber daya alam antar waktu ( generasi ) yang optimal secara sosial ( Randall, 1982 ).

3. Konservasi merupakan manajemen udara, air, tanah, mineral ke organisme hidup termasuk manusia sehingga dapat dicapai kualitas kehidupan manusia yang meningkat termasuk dalam kegiatan manajemen adalah survai, penelitian, administrasi, preservasi, pendidikan, pemanfaatan dan latihan ( IUCN, 1968 ).

4. Konservasi adalah manajemen penggunaan biosfer oleh manusia sehingga dapat memberikan atau memenuhi keuntungan yang besar dan dapat diperbaharui untuk generasi – generasi yang akan datang ( WCS, 1980 ). Royal Essays

Kata kuncinya adalah pengelolaan, terbarukan, optimalisasi, pemeliharaan.

Ya, konservasi adalah pemeliharaan, dalam hal pendakian, sejauh mana kah kepedulian kita pada sebuah usaha pemeliharaan alam?

Dalam sebuah pendakian, saya menemukan semak beri hutan https://i0.wp.com/www.ars.usda.gov/images/docs/15552_15746/wild4web.jpg

Dasar saya masih bodoh, beri-beri tersebut saya ambil dengan tamak, jadikan cemilan sepanjang perjalanan, di suatu malam saya berpikir, ini adalah sebuah intervensi jahat saya terhadap rantai makanan, jika saya setamak ini dan pendaki-pendaki lain mempunyai pemikiran yang sama dengan saya, berapa banyak beri hutan yang akan habis? apa yang akan kita sisakan pada burung-burung liar? jika burung-burung tersebut makin berkurang jumlahnya akibat makanan mereka yang kita rampas, hal ini jelas akan merusak keseimbangan alam liar! jumlah hewan lain pun secara berantai akan berkurang! maka selepas peristiwa tersebut, saya ingin mengkampanyekan makanlah apa yang kita bawa, jangan sampai kita tamak merampas makanan penghuni alam bebas tersebut, kecuali kita dalam keadaan kehabisan makanan dan darurat tentunya.

Hal yang sama berlaku untuk edelweiss, cantigi, dan lain-lain, apa kita akan mewarisi edelweiss hanya lewat gambar kepada anak cucu kita? bukankah ia lebih cantik berada di tempatnya? seringkali kita berjalan tidak melihat bibit-bibit edelweiss yang kecil-kecil, sehingga terinjak oleh sepatu-sepatu gagah kita, mereka tidak kita beri kesempatan hidup oleh kelengahan kita. begitu pula dalam mendirikan tenda, usahakan dirikan tenda pada saat masih terang sehingga kita masih sempat meneliti apakah tenda kita menindih dan merusak bibit-bibit edelweiss yang punya hak hidup sama dengan kita.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,

Pasal 21

(1) Setiap orang dilarang untuk :

a. mengambil, menebang, memiliki, merusak, memusnahkan, memelihara, mengangkut, dan
memperniagakan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau
mati;

b. mengeluarkan tumbuhan yang dilindungi atau bagian-bagiannya dalam keadaan hidup atau mati
dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,

KETENTUAN PIDANA

Pasal 40

(1) Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 33 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10
(sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

(2) Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 21 ayat (1) dan ayat (2) serta Pasal 33 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling
lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

(3) Barang siapa karena kelalaiannya melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 33 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling
lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

https://i1.wp.com/p.twimg.com/ArpnWgjCMAAowPK.jpg:large

Begitu pula dengan cantigi, pendaki yang kedinginan kerap menebang kayunya hanya untuk menikmati kehangatan melalui api unggun, banyak pendaki yang berpikiran seperti itu sehingga sangat berbahaya untuk keberlansungan tumbuhan cantik ini.

https://hanifprincestrat.files.wordpress.com/2013/02/cantigi.jpg?w=300

Antisipasi kedinginan? ya bawalah jaket yang banyak, sleeping bag, tenda, selimut survival, dan kompor! ya kompor, saya dengan berhati-hati menyalakan kompor kecil di dalam tenda tertutup selama kurang lebih 5 menit untuk menghangatkan tenda, cukup untuk menghangatkan tubuh sebelum tidur. lakukanlah apapun yang bisa kita lakukan untuk alam.

Prinsip-prinsip konservasi sebenarnya mudah :

– Jangan tinggal apapun kecuali jejak

– Jangan ambil apapun kecuali gambar

– Jangan bunuh apapun kecuali waktu

Tanyakan kepada diri kita sendiri, apa kita rela jika danau sesuci dan sebersih ini tercemari sampah? sabun mandi? sabun cuci? sampo? buang air? sedang air dari danau ini ya itu-itu saja, terperangkap bertahun-tahun disana. akankah kita wariskan kepada teman-teman, anak-cucu kita air yang tercemar ke-masa-bodoh-an kita? masih berani kah kita egois akan ciptaan Tuhan secantik ini?

https://i0.wp.com/upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/bd/Ranu_kumbolo.jpg

jangan pernah membawa sabun, deterjen dan bahan kimia sejenisnya ke alam bebas, kita bisa pakai hand sanitizer dan sejenisnya, selama melakukan pendakian semeru, selama 4 hari saya tidak buang air besar, jika ada teman yang tak tahan, maka saya menghimbau untuk menghindari sumber air, menghindari jalan setapak, menggali tanah untuk BAB dengan sekop kecil agar tak terinjak teman-teman kita yang lain. sayangilah alam, maka alam akan membalasmu dengan seribu kebaikan.

Sekarang mengenai sampah, terutama sampah plastik, prinsip utama adalah bawalah pulang kembali sampah yang kita hasilkan di alam liar! dengan ini jelas bahwa kita akan mengurangi sampah di gunung. sudah ada beberapa penggiat gunung bukan tempat sampah seperti kawan-kawan dari trashbagcommunity yang sangat concern terhadap usaha sterilisasi gunung dari sampah.

Tips lain untuk me-manage sampah dengan baik adalah sebelum pendakian hendaknya kita membeli kemasan sachet besar untuk minuman ketimbang sachet kecil yang akan menghasilkan banyak sampah. untuk misalnya mie instan atau makanan lain seperti biskuit/roti kita bisa membuka kemasannya dan menyatukannya dalam wadah besar yang bisa digunakan berulang-ulang seperti kotak makan. hindari membawa air minum wadah gelas yang juga dapat menghasilkan sampah yang banyak. bawalah botol minum besar, bisa 500-1500 liter, isi dari rumah.

Selain itu penulis berpesan agar segala sesuatu kita niatkan dengan baik, alam akan memberimu seribu kebaikan, niatkan pendakian hanya untuk pengabdian kepadaNya. bawa peralatan yang baik dan lengkap, jangan pernah meremehkan alam, lakukan manajemen rute, manajemen perbekalan, manajemen air, manajemen pengolahan makanan, manajemen sampah dan manajemen konservasi.

Tulisan ini adalah hutang kepada ‘bapak’ saya, teman saya, guru saya,

Don Hasman,

penjelajah dan fotografer legendaris dunia,

semoga tulisan ini mampu menyumbangkan sesuatu bagi teman-teman yang akan melakukan pendakian, kita masih sama-sama belajar, jangan pernah berhenti untuk belajar. ada link menarik tentang konservasi yang juga bisa dilihat di sini http://www.belantaraindonesia.org/search/label/konservasi

Read Full Post »

jika anda dan sekeluarga berminat melakukan perjalanan wisata ke berbagai tempat wisata di indonesia, seperti pantai, pekan raya jakarta, malioboro dll, hati-hatilah!

akhir pekan kemarin saya dan teman saya baru saja melakukan perjalanan wisata ke daerah pantai carita propinsi banten, terakhir saya pergi ke sana saat masih sekolah dasar bersama keluarga saya, selalu menginap di resort mutiara carita. saat akhir pekan kemarin saya agak kaget melihat pantai carita sudah dikapling-kapling, saya mencoba masuk salah satu tempat, lupa namanya, ketika masuk pintu gerbang, seperti biasa kami dicegat ‘petugas’, kali ini petugasnya ‘abal-abal’ alias asal-asalan seperti preman, kami bertanya, dia melihat-lihat ke dalam avanza sewaan kami, dan melemparkan harga 50 ribu, WTF!!!?? kapling pantai yang tak bisa dibilang bagus, lokasi yang terkesan asal buat, agak kumuh, dengan fasilitas yang memilukan begitu dihargai 50ribu adalah sesuatu yang tidak logis. teman saya yang saat itu kebelet buang air berusaha menawar dengan berdalih cuma ke toilet sebentar, dia sebut 30ribu, muak, kami putar balik keluar. karena terpaksa semua pantai dikapling-kapling, kami akhirnya ke kapling pantai juga.

ternyata memang kapling tak sebatas itu, ada sebuah kapling di sebelah kapling yang kami masuki, terpisah oleh sungai kecil/selokan dengan lebar kira-kira 5 meter, dihubungkan jembatan bambu asal-asalan, tak ada tanda apapun, kami melewatinya, sesaat setelah sampai di pantai sebelah, lagi-lagi preman mendatangi kami dengan berkata, “mas itu mas lewat jembatan buatan orang-orang sini, bayar 2000 rupiah per-orang, sekali lagi WTF!!! kali ini bukan nominalnya yang kami persoalkan, penipuan, penjebakan, mencari uang dengan menjijikkannya itu loh! setelah kejadian-kejadian memuakkan tersebut kami jadi ekstra hati-hati, tak sembarangan menyentuh ‘buatan manusia’ macam jembatan sialan itu, takut jika ‘sentuh=bayar’, bertanya harga makanan dan minuman yang untungnya sangat normal.

ternyata memang banyak kasus penipuan seperti itu di tempat wisata, saya sudah mengalami peristiwa bodoh dulu dimana tidak bertanya ketika akan makan di daerah malioboro, akhirnya menghadapi kenyataan pahit, makan soto kalo ga salah di saat harga soto normalnya 2000-4000 rupiah, ini malah kena tagih 25ribu rupiah, setelah itu setiap mau makan dimana pun saya harus tahu terlebih dahulu daftar harganya bahkan sebelum duduk. terlebih banyak kasus penipuan yang lebih berat lagi di luar area pekan raya jakarta yang dialami banyak orang yang mana makan nasi goreng kaki lima busuk pinggir jalan berdua atau bertiga saja bisa kena ratusan ribu, dan parkir motorpun bisa 50 ribu rupiah, hati-hati! jaringan preman menggurita di area luar pekan raya jakarta, usahakan naik angkutan umum dan hindari makan diluar area, sumber http://www.k*skus.us/showthread.php?t=9437897 danΒ http://www.k*skus.us/showthread.php?t=9367723

terakhir cerita dari teman saya, dia bercerita temannya, sebut saja si A, pergi dengan pacarnya. mereka berwisata ke monas, sambil beristirahat, mereka membeli 2 teh botol, ketika akan membayar, penjual memberi harga ratusan ribu rupiah, tak terima, mereka terlibat adu mulut yang ikut menyeret beberapa orang disana, mereka terpecah menjadi 2 kubu, pendukung penjual dan pendukung si A, situasi memanas akhirnya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan akhirnya si A membayarnya.

masih banyak dan terlalu banyak kisah-kisah memuakkan lainnya yang kerap kita temui di tempat-tempat wisata, mudah-mudahan hal tersebut tidak mengurangi minat kita untuk berwisata karena berwisata itu penting untuk kesehatan jiwa dan raga, pengetahuan, dan lain-lain.

berikut tips-tips yang patut diperhatikan untuk menghindari penipuan di tempat wisata :

1. cari INFORMASI sebanyak-banyaknya mengenai tempat wisata yang akan kita tuju, hal-hal seperti tema wisata, kondisi umum tempat wisata, akses jalan, transportasi, akomodasi, fasilitas wisata yang ada, survei harga, dan lain-lain. info-info ini bisa kita dapatkan melalui internet (cari saja di google), media televisi, media cetak, ataupun bertanya kepada orang yang sudah pernah berwisata ke tempat yang kita tuju.

2. TANYA HARGA setiap kita akan membeli sesuatu, baik itu makanan, minuman, fasilitas yang disewakan seperti parkir, penginapan, sewa papan luncur, tenda, tikar dan lain-lain.

3. kalau memungkinkan, pakai angkutan umum, karena biasanya petugas-petugas ‘ilegal’ macam preman tempat wisata seenaknya menentukan tarif, apalagi jika wisatawan menggunakan mobil pribadi

4. hindari menyentuh/memakai benda-benda buatan manusia semisal jembatan yang dibuat para preman, biasanya itu jebakan, beda dengan misalkan jembatan yang terdapat di DALAM AREA wanawisata resmi yang dikelola pihak yang berwenang seperti Taman Hutan Raya Juanda Bandung, tentu tidak akan dipungut biaya melintas.

baru itu yang bisa saya sampaikan demi menghindari jatuhnya korban penipuan yang lebih banyak, selamat berwisata!

Read Full Post »

2 gambar diatas adalah gambar yang diambil melalui nokia 6120 classic saya, banjir lahar dingin yang menerjang kawasan cangkringan-kaliurang yogyakarta telah menghancurkan jembatan yang ada. Di jalan raya magelang-yogyakarta lebih parah, tumpukan pasir bisa mencapai 5 meter, beserta batu-batu sebesar rumah menyapu semua yang ada dan meruntuhkan sebagian besar badan jalan.

2 gambar diatas adalah secuil dari ribuan spanduk penolakan dari rakyat kesultanan yogyakarta terhadap pemaksaan kehendak pemerintah republik mimpi ini yang berkeinginan pemilihan gubernur yogya dilakukan melalui proses pilkada, sekarang ini (januari 2011) sangat banyak kita jumpai spanduk senada di setiap sudut kota, dan dari berbagai perbincangan saya dengan rakyat kesultanan yogya, jelas sekali sikap mereka untuk memilih penetapan gubernur yogya adalah sultan Hamengku Buwono 10.

sayapun mendukung penuh referendum yogya, mendukung penuh kedaulatan yogya, mendukung penuh yogya berdiri sendiri sebagai kesultanan terpisah dari pemerintahan zalim sekarang ini. bisa dibayangkan bahwa seluruh partai di yogyakarta setuju kepada penetapan sultan sebagai gubernur yogya, sedangkan sikap pemerintah jelas membangkang terhadap suara rakyat, mengangkangi kedaulatan yogya, dan memaksakan kehendak, memaksakan doktrin demokrasi kepada rakyat yogyakarta dimana pilkada selalu melahirkan raja-raja kecil yang zalim dan rakus dan tak peduli nasib rakyatnya. Pilkada dan Demokrasi adalah PRODUK GAGAL!

oke, cool down,

buat yang ke jogja, nyesel banget kalo ga nyobain ini

serabi notosuman, Ny.Lydia, Jl. Bhayangkara no.63, Pathuk Yogyakarta.

ENAK PARAH!!!! ini surabi terbaik, terenak, terlezat yang pernah gw makan, cuma 2 rasa, coklat sama polos, gw makan yang coklat, kalian wajib coba!

ini kalo yogyakarta beneran pisah dari RI, gw langsung apply, karena bokap gw asli jogja dan banyak sekali keluarga di jogja, hehe.

lalu ini passport buat gawe di republik indonesia, yang penguasanya yang gampang dikibulin dan tamak πŸ˜€

selain itu passport ini bisa buat status kita jadi ekspatriat, gajinya gaji ekspat, pakai dollar jogja, hahaha πŸ˜€

Read Full Post »

i think i have to explain what galau means to me

menurut saya, galau itu adalah sesuatu jenis emosi yang BERBEDA dengan sedih, marah, kesal, putus asa, cengeng atau yang lain. Ia adalah sesuatu cabang yang sendiri.

Galau, saya merasakannya ketika pertama kali mendengar lagu-lagu ambient, shoegaze, dan postrock. mungkin pendekatan yang cukup tepat untuk mendeskripsikannya adalah ketika saya sendiri, menatap sebuah nature-scapes, sky-scapes, land-scapes, dengan tambahan 1 parameter wajib, TEMPERATUR!! biasanya dibawah 25 derajat celcius.

dari situ entah kenapa timbul suatu yang bernama ambient, sesuatu yang menyemburkan semburat ‘nafas’ atau sesuatu yang seperti udara, yang bila kita hirup, kita rasakan ‘scent’ nya, saat itulah muncul suatu emosi semacam damai, tenang, sedih tapi bukan sedih (saya juga belum menemukan kata yg tepat), kesepian yang pekat, semburat cahaya yang tak menimbulkan kesilauan, dan perasaan-perasaan yang kita tak tau namanya tetapi sangat ingin kita semburkan melampaui batas-batas fisik manusia.

terdengar abstrak mungkin, tapi ya intinya defiinisi galau menurut saya bukanlah berasal dari kelabilan jiwa, sedih, desperate, marah, cinta atau perasaan ‘ikut2an’ lainnya. ia adalah semburat dari sesuatu yang menciptakan rasa agung, semburat yang melahirkan rasa cinta terhadap sang pencipta.

bagaimana menurut anda?

my song that burst my galau-scent

https://hanifprincestrat.wordpress.com/my-portofolio/

tawang wengi

Read Full Post »

tidak menyangka weekend kemaren adalah weekend kelabu bagi saya, teman2 civitas akademia saya, dosen, dekan, rektor, senat, keluarga mahasiswa

padahal weekend kemaren saya baru mengikuti pelantikan himpunan saya juga bersamaan dengan geodesi, tp terpisah cukup jauh kira2 10-20km dengan geodesi

berita2 dr teman, bahwa beberapa hari ke depan bakal ada sesuatu yang besar di kampus, yang tentunya berkaitan dengan musibah ini

entah banyak atau bahkan tidak ada yang bisa disalahkan dalam musibah ini

bisa aja kan si korban ga jujur kalo dia punya sakit

kalo di himpunan gw, setiap yang sakit wajib nulis di name tag, beberapa minggu sebelum acara akhir dilakukan medical check up dibantu tim medis dari unpad, pada saat di lapangan juga selain di name tag kita juga memberi pita2 tertentu sesuai berat ringannya penyakit

di himpunan gw jg sama sekali ga ada kekerasan (fisik) tidak ada tampar2an (bahkan gw sebagai swasta, wilayah yg rawan kekerasan fisik) apalagi pukul2an, paling pushup

juga setiap kali sering kita bentak2 agar jangan bengong di hutan, supaya ga kerasukan, tanya apakah kedinginan, kasih makan, dicampur brotowali buat obat masuk angin

gatau deh apa yang dilakukan geodesi atau apa yang anak itu sembunyikan sehingga musibah itu bisa terjadi, juga rektorat yang tampaknya berusaha mencuci tangan, gw blum pernah ngeliat rektorat turun ke himpunan2, ngedatengin satu2, ngedampingin satu2, ato dateng ikut ke acara ospek, ospek itu sendiri adalah sesuatu yang sangat2 sulit dihilangkan, hal yang paling mungkin adalah merubah caranya

at least gw ga mau komentar banyak, ntar malah spekulasi dan mengacaukan keadaan, tunggu kepastian ajalah

(emang kepastian bakal dateng?? orang kepastian kenapa anak plano diculik juga ga jelas)

Read Full Post »

Older Posts »