Feeds:
Posts
Comments

Archive for October, 2011

jika anda dan sekeluarga berminat melakukan perjalanan wisata ke berbagai tempat wisata di indonesia, seperti pantai, pekan raya jakarta, malioboro dll, hati-hatilah!

akhir pekan kemarin saya dan teman saya baru saja melakukan perjalanan wisata ke daerah pantai carita propinsi banten, terakhir saya pergi ke sana saat masih sekolah dasar bersama keluarga saya, selalu menginap di resort mutiara carita. saat akhir pekan kemarin saya agak kaget melihat pantai carita sudah dikapling-kapling, saya mencoba masuk salah satu tempat, lupa namanya, ketika masuk pintu gerbang, seperti biasa kami dicegat ‘petugas’, kali ini petugasnya ‘abal-abal’ alias asal-asalan seperti preman, kami bertanya, dia melihat-lihat ke dalam avanza sewaan kami, dan melemparkan harga 50 ribu, WTF!!!?? kapling pantai yang tak bisa dibilang bagus, lokasi yang terkesan asal buat, agak kumuh, dengan fasilitas yang memilukan begitu dihargai 50ribu adalah sesuatu yang tidak logis. teman saya yang saat itu kebelet buang air berusaha menawar dengan berdalih cuma ke toilet sebentar, dia sebut 30ribu, muak, kami putar balik keluar. karena terpaksa semua pantai dikapling-kapling, kami akhirnya ke kapling pantai juga.

ternyata memang kapling tak sebatas itu, ada sebuah kapling di sebelah kapling yang kami masuki, terpisah oleh sungai kecil/selokan dengan lebar kira-kira 5 meter, dihubungkan jembatan bambu asal-asalan, tak ada tanda apapun, kami melewatinya, sesaat setelah sampai di pantai sebelah, lagi-lagi preman mendatangi kami dengan berkata, “mas itu mas lewat jembatan buatan orang-orang sini, bayar 2000 rupiah per-orang, sekali lagi WTF!!! kali ini bukan nominalnya yang kami persoalkan, penipuan, penjebakan, mencari uang dengan menjijikkannya itu loh! setelah kejadian-kejadian memuakkan tersebut kami jadi ekstra hati-hati, tak sembarangan menyentuh ‘buatan manusia’ macam jembatan sialan itu, takut jika ‘sentuh=bayar’, bertanya harga makanan dan minuman yang untungnya sangat normal.

ternyata memang banyak kasus penipuan seperti itu di tempat wisata, saya sudah mengalami peristiwa bodoh dulu dimana tidak bertanya ketika akan makan di daerah malioboro, akhirnya menghadapi kenyataan pahit, makan soto kalo ga salah di saat harga soto normalnya 2000-4000 rupiah, ini malah kena tagih 25ribu rupiah, setelah itu setiap mau makan dimana pun saya harus tahu terlebih dahulu daftar harganya bahkan sebelum duduk. terlebih banyak kasus penipuan yang lebih berat lagi di luar area pekan raya jakarta yang dialami banyak orang yang mana makan nasi goreng kaki lima busuk pinggir jalan berdua atau bertiga saja bisa kena ratusan ribu, dan parkir motorpun bisa 50 ribu rupiah, hati-hati! jaringan preman menggurita di area luar pekan raya jakarta, usahakan naik angkutan umum dan hindari makan diluar area, sumber http://www.k*skus.us/showthread.php?t=9437897 dan http://www.k*skus.us/showthread.php?t=9367723

terakhir cerita dari teman saya, dia bercerita temannya, sebut saja si A, pergi dengan pacarnya. mereka berwisata ke monas, sambil beristirahat, mereka membeli 2 teh botol, ketika akan membayar, penjual memberi harga ratusan ribu rupiah, tak terima, mereka terlibat adu mulut yang ikut menyeret beberapa orang disana, mereka terpecah menjadi 2 kubu, pendukung penjual dan pendukung si A, situasi memanas akhirnya untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan akhirnya si A membayarnya.

masih banyak dan terlalu banyak kisah-kisah memuakkan lainnya yang kerap kita temui di tempat-tempat wisata, mudah-mudahan hal tersebut tidak mengurangi minat kita untuk berwisata karena berwisata itu penting untuk kesehatan jiwa dan raga, pengetahuan, dan lain-lain.

berikut tips-tips yang patut diperhatikan untuk menghindari penipuan di tempat wisata :

1. cari INFORMASI sebanyak-banyaknya mengenai tempat wisata yang akan kita tuju, hal-hal seperti tema wisata, kondisi umum tempat wisata, akses jalan, transportasi, akomodasi, fasilitas wisata yang ada, survei harga, dan lain-lain. info-info ini bisa kita dapatkan melalui internet (cari saja di google), media televisi, media cetak, ataupun bertanya kepada orang yang sudah pernah berwisata ke tempat yang kita tuju.

2. TANYA HARGA setiap kita akan membeli sesuatu, baik itu makanan, minuman, fasilitas yang disewakan seperti parkir, penginapan, sewa papan luncur, tenda, tikar dan lain-lain.

3. kalau memungkinkan, pakai angkutan umum, karena biasanya petugas-petugas ‘ilegal’ macam preman tempat wisata seenaknya menentukan tarif, apalagi jika wisatawan menggunakan mobil pribadi

4. hindari menyentuh/memakai benda-benda buatan manusia semisal jembatan yang dibuat para preman, biasanya itu jebakan, beda dengan misalkan jembatan yang terdapat di DALAM AREA wanawisata resmi yang dikelola pihak yang berwenang seperti Taman Hutan Raya Juanda Bandung, tentu tidak akan dipungut biaya melintas.

baru itu yang bisa saya sampaikan demi menghindari jatuhnya korban penipuan yang lebih banyak, selamat berwisata!

Advertisements

Read Full Post »

beliau mengajari kita menghargai kebebasan untuk berekspresi, disaat dunia diatur oleh barat untuk berpakaian seragam setelan jas dan dasi yang  ‘tolol nan membosankan’. Selamat Jalan pak Qadhaffi, salam jari tengah untuk NATO…

 

Khadafi selalu tampil nyentrik jika tampil di hadapan umum. Seperti di gambar ini yang diambil di Tripoli, Libya pada 3 September 2011 lalu. (AP/Abdel Magid Al Fergany)

 

Read Full Post »

“Kita tidak bisa merubah arah angin, tapi kita bisa menguasainya dengan memainkan layar.”

 

begitu kira-kira wejangan dari kang pidi baiq, penggiat kehidupan. bila kita tidak bisa merubah nasib hidup, kenapa tidak kita ubah cara pandangnya, semisal ada yang mengeluh kita sarjana tapi cuma jadi tukang tahu, baliklah, saya tukang tahu tapi saya sarjana! keren kan? hebat kan?

satu lagi quote yang saya suka, ketika seorang berdoa : “ya Allah masalahku amat besar” bisa dilihat ia dalam keadaan tertekan, kasihan dia, untuk itu mari kita mengajak dia untuk berkata : “ya masalah, Allahku maha besar!”, itulah pancaran sikap optimisme yang akan melahirkan kebahagiaan hidup, selamat mencoba! 🙂

Read Full Post »

saya tergelitik membaca berita seperti ini : http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/11/10/11/lsvvl4-jual-elpiji-kurang-dari-takaran-haram-hukumnya

“PEKANBARU – Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau, Mahdini, di Pekanbaru, Selasa, menyatakan, hasil penjualan elpiji takaran tiga kilogram yang bermasalah atau tidak memenuhi volume  haram menurut ajaran Islam.

“Sebab, pengurangan isi dari gas atau elpiji yang diindikasi dilakukan oleh banyak para pedagang dan penyalur gas bersubsidi di Pekanbaru sama dengan upaya penipuan yang tentunya merugikan banyak orang,” katanya.

Jadi, jika dikaji lebih dalam, menurut Majelis Ulama Islam (MUI) Riau, hasil jual beli atas tabung gas yang bermasalah tersebut tentu tidak dibenarkan dalam ajaran Islam. “Untuk itu, kami mengharapkan, sekaligus mengimbau agar para pedagang agar jujur dalam usahanya dan jangan ada kecurangan yang dapat atau berpotensi merugikan konsumen,” ujarnya.”

perlu pengkajian lebih dalam? aneh..

terlepas dr ‘bombastis-isasi’ oleh media, perkara seperti ini dan sampai memerlukan pengkajian yang lebih mendalam adalah hal yang tidak perlu, jelas ada di hukum perdagangan dalam islam, di permukaan saja dan hampir semua orang tahu, anak kecil pun tahu bahwa mengurangi timbangan adalah kecurangan, dan pelakunya berdosa, rasul pun mencontohkan cara berdagang yang sesuai tuntunan syariah islam.

ada beberapa faktor kenapa hal yang harusnya remeh begini bisa jadi berita, 1. masalah ini sudah terlalu pelik dan secara ekonomi sangatmerugikan, 2. ummat mengalami degradasi nilai sehingga ulama perlu turun tangan menanggapi hal-hal remeh, 3. hampir tidak ada yang berani menyuarakan hal-hal yang lebih utama, seperti bahayanya ekonomi liberal yang kita anut dan mengajukan islam sebagai solusi total, mungkin karena takut tidak populer, ditinggalkan ummat, dll.

faktor nomor 1 memang benar, kecurangan, KKN, suap menyuap sudah mengakar di bangsa kita karena agama diritualkan saja bukan dipahami sebagai sistem hidup.

faktor nomor 2 ummat mengalami permasalahan mendasar dalam pemahaman syariah islam, hasilnya adalah hal-hal yang terjadi pada faktor nomor 1, keluarga sebagai dapur para insan muslim ternyata tidak dapat mendidik anak-anak mereka sesuai atau paling tidak mendekati tuntunan rasul sebagai uswatun hasanah, sehingga anak tidak paham kalau berjilbab itu wajib hukumnya bagi wanita yang sudah akil baligh, anak tidak paham akan pentingnya kejujuran sehingga contek mencontek jamak terjadi di sekolah, tahu tidak selalu paham, tetapi paham pasti tahu.

faktor nomor 3 agak pahit, ulama sekarang banyak secara tidak sengaja memposisikan sebagai ulama fiqh saja, membahas hukum-hukum yang seharusnya wajib sudah diajarkan orang tua kepada anak di dalam sebuah keluarga, hukum-hukum remeh seperti korupsi, kontes kecantikan, dll banyak dibahas sehingga rentan dibombastiskan oleh media untuk menuai komentar dan opini dari kaum yang tak senang pada islam untuk membodoh2i ulama, kesan yang timbul = ulama bodoh, kolot, konvensional, anti kemajuan zaman, sukses lah proyek para penganut hermeneutika, orientalis, sekuleris, liberalis dan kawan-kawan untuk menjauhkan ummat dari ulama, sementara isu-isu ketauhidan, persaudaraan muslim tanpa mengenal bangsa, suku, ras dan golongan, penerapan syariah islam bagi pemeluknya, perlawanan terhadap agen-agen penjajah seperti freeporK seperti hilang ditelan angin.

IMHO, in my humble opinion tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada para ulama, ini adalah salah satu contoh kita harus menyimpan tenaga untuk masalah yang lebih krusial :

http://www.eramuslim.com/berita/nasional/riawan-amin-satanic-finance-bikin-umat-miskin.htm

“Dalam acara seminar internasional ekonomi syariah yang berlangsung di Wisma Antara, Jakarta, hari ini (Kamis 13/8) Dirut Bank Muamalat Indonesia, Dr. Ahmad Riawan Amin mempertegas penyebab miskin umat Islam di Indonesia. Menurutnya, penyebab kemiskinan tersebut adalah bangsa ini masih terus terjebak pada satanic finance atau sistem keuangan setan yang diprakarsai negara-negara Barat.

“Ada tiga pilar yang menjadi kekuatan sistem keuangan setan. Yaitu, uang kertas, dibolehkannya bank melakukan pencetakan uang, dan sistem riba,” papar praktisi perbankan syariah yang aktif menulis buku tentang pentingnya penerapan sistem ekonomi syariah.

“Uang kertas yang sekarang menjadi alat tukar kita, sebenarnya uang yang dipaksakan. Karena tidak mempunyai nilai dari uang itu sendiri,” jelas Riawan. Karena itu, menurutnya, di antara langkah yang harus dilakukan umat Islam adalah selain kembali kepada sistem ekonomi syariah juga harus mulai menerapkan uang dinar dan dirham.

Riawan Amin tidak menyebutkan siapa biang kerok di balik kebusukan sistem ekonomi saat ini. “Saya tidak perlu menyebutkan siapa. Tapi, saya yakin kita sudah tahu. Bayangkan, penduduk yang jumlahnya hanya 1 sampai 2 persen Amerika bisa menguasai 80 persen perekonomian Amerika. Dan orang-orang inilah yang menguasai 30 persen ekonomi dunia,” papar Riawan lebih jelas.

Masih menurut Riawan, Indonesia mungkin masih lebih bagus dari Amerika dalam soal keuangan. Karena bank sentralnya masih milik negara. Tapi di Amerika, The Fed atau bank sentral Amerika sama sekali bukan milik negara. Tapi gabungan dari beberapa perusahaan keuangan swasta di sana.

Pembicara lain dalam seminar ini adalah Prof. Dr. Hasan Tsabit dari Yaman. Pakar keuangan ini menegaskan kembali pentingnya umat Islam untuk kembali menerapkan sistem ekonomi syariah. “Begitu banyak dalil syar’i yang melarang keras umat Islam untuk ikut dalam sistem ribawi, baik kecil apalagi besar,” ucap Hasan di sela-sela pemaparan makalahnya yang begitu konfrehensif tentang solusi ekonomi syariah.

Menurutnya, sistem kapitalis merupakan ekonomi laba-laba yang cepat meluas dan cepat hancur lebur. Krisis demi krisis dan resesi demi resesi telah menimpa dunia secara periodik. Di antaranya, tahun 1929, krisis inflasi 1970, krisis pasar modal yang terkenal dengan Senin Hitam di tahun 1987, krisis saham manipulatif tahun 2000, krisis pasar modal tahun 2006 yang efeknya telah menghancurkan bursa negara-negara Arab termasuk Saudi, dan krisis keuangan September 2008 hingga saat ini.

Dua pembicara lain adalah Ir. Muhaimin Iqbal dan Abdullah Fathoni, MM yang menegaskan pentingnya umat Islam untuk menerapkan keuangan dinar dan dirham.

Menurut Iqbal, uang sebenarnya mempunyai tiga fungsi. Yaitu, sebagai alat tukar, penyimpan nilai, dan sebagai satuan perhitungan atau timbangan.

“Uang kertas yang selama ini kita gunakan, baik rupiah, dolar, atau apa pun, sama sekali tidak mempunyai ketiga fungsi itu. Kecuali hanya sebagai alat tukar yang sangat terbatas,” jelas Iqbal yang juga pengusaha gerai dinar.

Masih menurut Iqbal, dunia sekarang selama kurun 85 tahun terakhir sedang menuju kehancuran besar dengan hanya menggunakan uang kertas. “Bahkan, sejak 27 tahun lalu, IMF telah melarang anggotanya untuk menggunakan dinar dan dirham sebagai referensi mata uang,” tegas Iqbal.

Seminar yang dihadiri Menpora, Adyaksa Dault yang juga sebagai keynote speaker, juga dihadiri sekitar tiga ratus peserta dari berbagai ormas Islam dan perguruan tinggi di Indonesia. mnh”

semoga ulama bisa lebih baik lagi, semoga lahir Natsir-Natsir baru, HAMKA-HAMKA baru yang berani menyuarakan yang haq itu haq dan yang bathil itu bathil tanpa takut kehilangan popularitasnya, dan menjadi pengayom ummat bersama umara yang sholeh, amin.

wallahu a’lam bishawab.

nb : yang di tivi2 itu, da’i2 pop itu saya anggap bukan ulama, lebih mirip selebriti, ulama harus memiliki izzah.

Read Full Post »

terlintas di benak saya setelah membaca tulisan pak awang satyana di http://www.mail-archive.com/iagi-net@iagi.or.id/msg28701.html

berikut saya kutip sebuah paragraf mengerikan dari tulisan beliau :

“Letusan KRAKATAU PURBA begitu dahsyat, sehingga dituduh sebagai penyebab semua abad kegelapan di dunia. Penyakit sampar Bubonic (Bubonic plague) terjadi karena temperatur mendingin. Sampar ini secara signifikan telah mengurangi jumlah penduduk di seluruh dunia. Kota-kota super dunia segera berakhir, abad kejayaan Persia purba berakhir, transmutasi Kerajaan Romawi ke Kerajaan Bizantium terjadi, peradaban South Arabian selesai, berakhirnya rival Katolik terbesar (Arian Crhistianity), runtuhnya peradaban2 purba di Dunia baru – berakhirnya negara metropolis Teotihuacan, punahnya kota besar Maya Tikal, dan jatuhnya peradaban Nazca di Amerika Selatan yang penuh teka-teki. Kata Keys (1999), semua peristiwa abad kegelapan dunia ini terjadi karena bencana alam yang mahabesar, yang sangat mengurangi cahaya dan panas Matahari selama 18 bulan, menyebabkan iklim global mendingin.”

setelah membacanya, pernah ga terlintas di pikiran kita, sesuatu yang saya pikirkan, kependudukan. berkaitan dengan kampanye 2 anak cukup, di lain pihak, rasul menyuruh kita untuk berketurunan banyak, dan saya tentu yakin kepada rasul saya, dan dengan konsep yang berkaitan dengan katastropi/bencana hebat diatas.

-“Dari Ma’qil bin Yasar, ujarnya : Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW,
lalu ujarnya : “Wahai Rasulullah, saya telah mendapatkan seorang perempuan dari
keturunan terhormat, kedudukan sosialnya tinggi, dan
berharta, namun mandul. Bolehkah saya mengawininya?” Beliau melarangnya. Orang
itu datang lagi kedua kalinya dan berkata kepada beliau seperti semula. Ia
datang untuk ketiga kalinya, kemudian Rasulullah SAW bersabda
kepadanya : “Kawinilah oleh kalian wanita yang rasa cintanya besar dan subur,
karena kelak aku akan membanggakan kalian di hadapan umat-umat lain.” (H.R. Abu
Dawud, Nasa’i dan Hakim)”

-“Kawinlah dengan perempuan pecinta lagi bisa punya anak banyak (subur) agar aku
dapat membanggakan jumlahmu yang banyak di hadapan para nabi pada hari kiamat
nanti.”
(H.R. Abu Dawud dan Nasa’i)

-“tiap makhluk hidup rejekinya : “Dan tidak satu pun makhluk yang bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya ” – QS. Huud 11: 6 –

pernah terlintas ga bahwa bumi adalah bagian dr sistem kehidupan, bumi punya cara sendiri dalam mempertahankan keseimbangannya, dan di atas bumi tumbuh berbagai buah-buahan *nasi itu buah loh*, hewan dan di lautan tersebar ikan-ikan sebagai sumber makanan.

apa yang saya ekstrak dari konsep islam ialah, bumi adalah sebuah sistem hidup, semua yang bernyawa dijamin rejekinya, dan bagi saya tiap yang bernyawa saling menghasilkan rejeki bagi makhluk lainnya, ingat rantai makanan, ingat betapa satu kepala manusia dapat menghasilkan jutaan bahkan trilyunan rupiah semasa hidupnya, kita tidak dapat mengingkarinya.

lalu bumi mempunyai sebuah sistem mempertahankan keseimbangannya, seperti konsep continental drift yang dupblikasikan oleh alfred wegener dan teori tektonik lempeng, seafloor spreading dan lain2, hal ini sebenarnya diungkapkan alqur’an dalam:

An-Naml 27:88 “Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”

“Gunung-gunung itu sebenarnya bergerak selayaknya bahtera-bahtera yang tinggi di lautan” Ar Rahman 24

dalam hal ini bumi, bergolak seperti air mendidih, lapisan atas yang lebih dingin masuk ke dalam bumi melalui proses penunjaman/subduksi ke bawah permukaan bumi, digantikan oleh materi dari bawah permukaan bumi yang naik ke atas akibat proses extension yang me-mekar-kan lantai samudra (seafloor spreading) untuk diisi oleh lapisan baru yang berasal dari materi bawah permukaan tersebut, semua berputar, lapisan tua digantikan lapisan muda. aktivitas-aktivitas inilah yang menyebabkan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami dan gunung api.

http://en.wikipedia.org/wiki/Seafloor_spreading

http://balitbangda.kutaikartanegarakab.go.id/?p=190

lalu sistem keseimbangan berikutnya, gunung. gunung diciptakan sebagai jalan keluar dari magma yang ada di bawah permukaan bumi yang karena faktor densitas, tekanan dan lain-lain mendesak dan mendorong agar ia dapat lepas keluar ke permukaan bumi, selain gunung dapat terjadi oleh aktivitas tektonik seperti kolisi/tumbukan, gunung ialah jalan keluar bagi magma, agar magma dapat keluar dengan mulus tanpa akumulasi energi yang relatif berlebih agar bumi menjadi tidak goncang dan lebih stabil :

“Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.” (Luqman(31):10)

ternyata sistem yang dimiliki bumi juga berimplikasi pada penduduk, tersebutlah bahwa bencana alam yang dihasilkan oleh aktivitas bumi ini ternyata juga berimplikasi pada iklim, dan berujung pada pengurangan populasi penduduk dunia, runtuhnya peradaban-peradaban purba dan munculnya kehidupan baru. terpikir oleh saya, seharusnya kita tidak perlu takut menghadapi ledakan penduduk, bumi ini punya sistem keseimbangan dan daya tunjang untuk menghasilkan rezeki bagi makhlukNya, katastropi adalah bagian dari ‘workflow’ alam, dan itu keniscayaan, sunnatullah dan itu semua telah diatur oleh yang maha kuasa,

“Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.” (Al Hijr(15):19)

pada akhirnya tugas kita adalah membentuk dan mendidik anak-anak kita, manusia-manusia baru agar saling memberi rezeki dan manfaat bagi lingkungannya dan tidak membuat kerusakan di muka bumi, just IMHO.

Wallahu a’lam

Read Full Post »

kebanyakan lagu anak-anak dibuat sesimpel mungkin, berlirik pendek, dengan bebunyian semacam synthesizer yang dibuat kebanyakan melalui alat yang kita kenal : keyboard, piano electric, organ electric. nada-nadanya tentu dibuat semenarik mungkin dengan tak melupakan kesimpelannya agar disukai anak-anak, mudah untuk diingat dan dinyanyikan kembali.

pada dasarnya saya sendiri adalah aktivis pelaku seni dari lagu anak-anak, yakni dulu sebagai penyanyi cilik (bukan artis cilik loh) dan sekarang sebagai pecinta dan pembuat lagu anak-anak.

hal yang paling menonjol dalam pembuatan lagu anak-anak adalah progresi kord yang hampir tidak pernah rumit, walaupun begitu kita harus mengapresiasi pemilihan nada yang menurut saya menarik dan mempunyai range oktaf yang luas, dan cara bernyanyi yang berkesan loncat-loncat, sesuai dengan karakter vokal anak-anak yang hanya terbagi ke dalam 2 kelompok, tinggi dan rendah, hal ini disesuaikan pula dengan psikis anak-anak yang suka bermain termasuk loncat-loncatan.

salah satu contoh lagu yang pemilihan nadanya sangat enak menurut saya adalah lagu ini :

Berlabuh

Lihat lihatlah
nyiur melambai
dengarlah suara riuh dan ramai
buanglah lelah
buanglah jauh
tertawa gembira kita berlabuh
reff: berlabuh, berlabuh, buang lelah dan sauh
berlabuh, berlabuh, buanglah jauh

sampai sekarang saya masih terngiang-ngiang dan menyenangi dinamika lagu ini yang ciamik, ketukan-ketukan yang salip-menyalip, menarik!

ada juga lagu yang dibuat dengan tipikal waltz yang tenang dan seolah hikmat, tetapi tetap dengan pemilihan nada yang memiliki rentang luas, lagu ini saya nyanyikan dulu dengan nikmat di sebuah kontes menyanyi yang diadakan bapak pranadjaja tahun 1996 di RRI :

Bungaku

Waktu menyingsing fajar
Pagi sunyi senyap
Matahari bersinar
Mengganti malam g’lap

Nampak sekuntum bunga
Di muka rumahku
Kepala Mas Juita
Daunnya beledu

lagu ciptaan Cornel Simanjuntak ini menarik karena bisa kita eksplorasi menjadi berbagai macam tipikal lagu tapi tetap tidak menghilangkan kekuatan lagu ini, membayangkan seorang seperti luciano pavarotti menyanyikannya ataupun dibawakan dengan nikmat oleh bjork, ataupun dibawakan oleh sigur ros, wow!

ada lagi lagu anak-anak favorit saya, sulit menemukan referensinya di google, tapi saya akan mencoba mengingat-ingat liriknya :

anak ayamku, ciptaan : –

anak ayamku 2x

mengapa kau berciap-ciap selalu

dimanakah ibumu dimanakah saudaramu

lalalalalala (lupa lirik)

lalalalala (masih lupa lirik) mari sayang mari sini kubawa kau kemari

lagu ini salah satu yang terbaik dalam pemilihan nada menurut saya, pemilihan nadanya loncat-loncat tetapi terdengar seperti scale bali atau cina nada 1-2-3-5-6, dengan dinamika yang salip-menyalip, menyenangkan sekali menyanyikan lagu ini, barangkali ada yang punya file digitalnya atau tau informasi pembuat, lirik, dll mohon saya dikabari.

untuk lagu ciptaan saya yang sudah saya buat baru ada 2 :

Pergi ke rumah nenek

matahari memanjat bukit itu
tak tahan tuk menyapa semesta
kian kemari kian terang sinarnya
rumput pun basah berkilauan

hari ini kuterlihat senang
mengapa kawan??
karena ayah hari ini mengajakku kerumah nenek
jauh disana di pedalaman jogja
di tengah-tengah sawah dan sungai

pergi sekeluarga
dengan ayah ibu kakak dan adik

ayah panaskan dulu mobilnya
ibu, sudah siapkah bekalnya?
agar perjalanan berjalan lancar
tiba selamat di rumah nenek

satu dua tiga
ku mengejar sang matahari
empat lima enam
ku bernyanyi sepanjang jalan

dan:

rumput tetanggaku yang hijau

tunjukkan aku sesuatu yang dapat kita nyanyikan

pada bulan juli yang cerah

dikelilingi bunga dandelion

dan kelinci

hei kawan, lihat

musim semi telah tiba, rumput tetanggaku tumbuuuuhhh dengan lebat

mari kita bermain-main dengan kelinci yang ada di dalamnya

pappararara pappararara pappararara pappararara

tunggu! si shery ketinggalan!

sekian tulisan saya mengenai tulisan anak, semoga kita bisa mendidik anak lewat musik SEHAT dan baik bagi perkembangan jiwa mereka, semoga anak-anak kita dijauhkan dari mendengar dan menyanyikan lagu-lagu yang tidak sesuai jiwanya, yang menjadikannya cepat dewasa dari umurnya, lincah mengucapkan cinta, rayuan gombal, putus asa, bunuh diri, pornografi, pornoaksi dan hal-hal negatif yang banyak kita jumpai pada musik jaman sekarang. Anak adalah amanat Allah yang harus kita didik menjadi anak yang sehat raganya dan JIWAnya. 🙂

Read Full Post »